Jantung Sehat dan Risiko Diabetes Berkurang dengan Kacang
Berita Lainnya
Jakarta, Mengurangi nafsu makan, menstabilkan gula
darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung bisa dilakukan dengan satu
cara sederhana yakni menambahkan kacang dalam daftar menu. Namun karena
sekarang banyak kacang tinggi lemak, maka batasi konsumsinya 1-1,5 ons
per hari untuk mendapat manfaat kesehatannya.Studi: Kanibalisme Jadi Kunci Kekebalan Suku Fore Terhadap Penyakit Otak
Cerita Masyarakat Korsel Soal MERS, Karantina, dan Penyadapan Telepon
Kena Stroke, Fungsi Otak Bisa Jadi Lebih Tua Delapan Tahun
Pria 111 Tahun Ini Sebut Minum Whisky Salah Satu Rahasia Panjang Umurnya
Jangan Ikuti Vampir, Minum Darah Bisa Sebabkan Komplikasi
Jika tujuan Anda menurunkan berat badan atau supaya tubuh tetap bugar dengan makan kacang, selain itu ada beberapa argumen yang meyakinkan mengapa Anda perlu memasukkan kacang dalam menu makanan Anda setiap hari, seperti dikutip Cookinglight, Minggu (18/8/2013):
1. Menjaga nafsu makan
Kacang adalah makanan yang mengandung tingkat kekenyangan tinggi. Dalam studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition and Metabolism, partisipan yang mengudap kacang memiliki porsi makan yang lebih sedikit. "Nilai kenyang kacang tanah tidak semata-mata akibat dari lemak, serat, atau protein, tapi sinergi dari semua komponen itu,' kata Dr Richard Mattes, Guru Besar Ilmu Gizi di Purdue University.
"Anda juga bisa makan lebih sedikit saat menyantap kacang atau selai kacang ketika sarapan karena adanya efek menstabilkan gula darah sehingga Anda tidak cepat merasa lapar," kata Kathy McCanus, Direktur Departemen Nutrisi di Brigham and Women’s Hospital di Boston.
2. Mengurangi risiko diabetes dan mengontrol gula darah
Sebuah studi menemukan bahwa mengganti satu porsi daging merah setiap hari dengan satu porsi kacang bisa mengurangi risiko diabetes hingga 21 persen. Hal ini dikarenakan, kacang bisa memperlambat penyerapan karbohidrat dan ketika Anda memakannya di pagi hari, kacang bisa menjaga kadar gula darah Anda agar tetap rendah sepanjang hari.
3. Menjaga jantung tetap sehat
Sebuah artikel di The Journal of Nutrition menemukan bahwa peserta penelitian yang mengonsumsi kacang memiliki penurunan risiko jantung koroner hingga 35 persen. Itu berarti bisa mengurangi peluang Anda meninggal akibat penyakit jantung lebih dari sepertiga. Penelitian menyatakan bahwa asam lemak dari kacang-kacangan ditambah komponen lainnya bisa mengurangi kolesterol LDL atau kolesterol jahat sehingga jantung menjadi sehat.
4. Melindungi Anda dari kanker usus besar
Kanker kolorektal menjadi salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi di Amerika Serikat dan peneliti setuju bahwa diet memegang peranan besar untuk mencegah penyakit tersebut. Penelitian menemukan bahwa wanita yang makan kacang setidaknya dua kali per minggu memiliki risiko terkena kanker usus besar 58 persen lebih rendah. Sedangkan pada pria, risikonya 27 persen lebih rendah. Asam folat dan nutrisi lain yang bisa melawan kanker pada kacang tanah diperkirakan menjadi penyebab penurunan risiko ini.
5. Mengandung lebih sedikit natrium
Sulit dipercaya bahwa camilan asin tak berbahaya terutama saat Anda membatasi jumlah asupan natrium. Fakta yang mencengangkan adalah satu ons kacang asin mengandung natrium yang lebih sedikit dibandingkan satu potong roti dan wafel beku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar